Rabu, 17 Oktober 2012

Analisis SWOT (Mengetahui potensi diri menjadi bidan profesional)




Kebanyakan orang kesulitan memberikan jawaban ketika ditanya, apa kelebihan atau kekuatan diri Anda? Namun, rasanya mudah saja untuk menjawab pertanyaan, hal apa yang menjadi kekurangan Anda? Banyak orang yang tak mampu melihat kekuatan dalam dirinya, padahal segudang potensi ada dalam dirinya. Motivator Cicik Resti mengatakan bahwa, setiap orang punya kekuatan dalam dirinya. Dan setiap kali Anda bertemu dengan orang lain, sebenarnya Anda bisa belajar untuk mendapatkan kekuatan dari orang lain tersebut. Menurutnya, kalau Anda kesulitan menemukan kekuatan dalam diri, berkacalah pada orang lain di sekitar Anda.
"Apa yang kamu tidak sukai dari orang lain sebenarnya ada dalam diri, apa yang dibenci itu yang persis ada dalam diri. Begitu pun saat Anda mengagumi kehebatan seseorang, sebenarnya dia adalah diri Anda sendiri, bedanya dia berani menonjolkan siapa dia, sementara Anda hanya berdiam diri, tidak berbuat apa-apa," jelas Cicik dalam kegiatan seminar untuk perempuan di Bandung beberapa waktu lalu.
Anda hanya perlu menemukan kekuatan dalam diri, apa yang paling Anda inginkan dan bertindaklah untuk menunjukkannya. Jangan biarkan kekuatan itu hanya mengendap dalam diri. Izinkan orang lain mengetahui bahwa Anda juga memiliki kehebatan yang sama atau bahkan lebih dari orang lain. Bahwa Anda juga bisa menjadi pribadi yang unggul.
SWOT merupakan kependekan dari Strong Weakness Oppurtunity Threat. Dimana kesemuanya diatas memiliki arti yang sangat mendalam. Berdasarkan wikipedia-indonesia yang kami akses melalui id.wikipedia. menyatakan bahwa :
“Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari “kekuatan”/strengths, “kelemahan”/weaknesses, “kesempatan”/opportunities, dan “ancaman”/threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-anFortune 500.” dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan ”
 Analisa SWOT memungkinkan organisasi memformulasikan dan mengimplementasikan strategi utama sebagai tahap lanjut pelaksanaan dan tujuan organiasasi, dalam analisa SWOT informasi dikumpulkan dan dianalisa. Hasil analisa dapat menyebabkan dilakukan perubahan pada misi, tujuan, kebijaksanaan, atau strategi yang sedang berjalan.
Dalam penyusunan suatu rencana yang baik, perlu diketahui daya dan dana yang dimiliki pada saat akan memulai usaha, mengetahui segala unsur kekuatan yang dimiliki, maupun segala kelemahan yang ada. Data yang terkumpul mengenai faktor-faktor internal tersebut merupakan potensi di dalam melaksanakan usaha yang direncanakan. Dilain pihak perlu diperhatikan faktor-faktor eksternal yang akan dihadapi yaitu peluang-peluang atau kesempatan yang ada atau yang diperhatikan akan timbul dan ancaman atau hambatan yang diperkirakan akan muncul dan mempengaruhi usaha yang dilakaukan.

Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT adalah perkembangan hubungan atau interaksi antar unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman. Didalam penelitian analisis SWOT kita ingin memproleh hasil berupa kesimpulan-kesimpulan berdasarkan ke-4 faktor dimuka yang sebelumnya telah dianalisa :

1.  Strategi Kekuatan-Kesempatan (S dan O atau Maxi-maxi)
Strategi yang dihasilkan pada kombinasi ini adalah memanfaatkan kekuatan atas peluang yang telah diidentifikasi. Misalnya bila kekuatan perusahaan adalah pada keunggulan teknologinya, maka keunggulan ini dapat dimanfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi dan kualitas yang lebih maju, yang keberadaanya dan kebutuhannya telah diidentifikasi pada analisis kesempatan.



2.  Strategi Kelemahan-Kesempatan (W dan O atau Mini-maxi)
Kesempatan yang dapat diidentifikasi tidak mungkin dimanfaatkan karena kelemahan perusahaan. Misalnya jaringan distribusi ke pasar tersebut tidak dipunyai oleh perusahaan. Salah satu strategi yang dapat ditempuh adalah bekerjasama dengan perusahaan yang mempunyai kemampuan menggarap pasar tersebut. Pilihan strategi lain adalah mengatasi kelemahan agar dapat memanfaatkan kesempatan.


3.  Strategi Kekuatan-Ancaman (S atau T atau Maxi-min)
Dalam analisa ancaman ditemukan kebutuhan untuk mengatasinya. Strategi ini mencoba mencari kekuatan yang dimiliki perusahaan yang dapat mengurangi atau menangkal ancaman tersebut. Misalnya ancaman perang harga.

4.  Strategi Kelemahan-Ancaman (W dan T atau Mini-mini)
Dalam situasi menghadapi ancaman dan sekaligus kelemahan intern, strategi yang umumnya dilakukan adalah “keluar” dari situasi yang terjepit tersebut. Keputusan yang diambil adalah “mencairkan” sumber daya yang terikat pada situasi yang mengancam tersebut, dan mengalihkannya pada usaha lain yang lebih cerah. Siasat lainnya adalah mengadakan kerjasama dengan satu perusahaan yang lebih kuat, dengan harapan ancaman di suatu saat akan hilang. Dengan mengetahui situasi yang akan dihadapi, anak perusahaan dapat mengambil langkah-langkah yang perlu dan bertindak dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang terarah dan mantap, dengan kata lain perusahaan dapat menerapkan strategi yang tepat.



 
Dalam pencapaian untuk menjadi bidan yang profesional, kita harus mengetahui potensi diri kita sendiri,Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara menganalisis diri sendiri dengan menggunakan Analisis SWOT setelah itu baru dicari strategi yang harus di implementasikan.
Komponen Analisis SWOT terhadap diri sendiri :
S = Strenght, adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang, organisasi, atau sebuah program saat ini yang bisa berpengaruh positif di masa yang akan datang.
Kekuatan yang dimiliki sekarang :
1.    Bertanggung jawab pada diri sendiri
2.    Tegas dalam menghadapi suatu pilihan
3.    Senang membaca dan mendengarkan
4.    Mudah bersosialisasi atau hubungan baik dengan teman.
5.    Berkomitmen pada ucapan
6.    Dari segi ilmu yang dimilki cukup
7.    Cekatan dalam melakukan apapun

W = Weakness, adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan yang dimiliki oleh seseorang, organisasi, atau sebuah program saat ini yang bisa berpengaruh negative di masa yang akan datang.
Kelemahan yang dimiliki sekarang :
1.    Kurang peduli kepada lingkungan
2.    Sulit menabung uang yang lebih
3.    Mudah menangis
4.    Mudah terkena penyakit
O = Opportunity, adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang atau kesempatan di luar diri pribadi, organisasi, atau sebuah program dan memberikan peluang berkembang dimasa depan.
Kesempatan atau peluang yang ada diantaranya :
1.    Segi ekonomi mencukupi
2.    Profesi rekan keluarga cukup mendukung
T = Threat, adalah situasi yang merupakan ancaman atau hambatan yang datang dari luar diri pribadi, organisasi, atau sebuah program dan dapat mengancam eksistensi dimasa depan.
Ancaman atau hambatan yang ada diantaranya :

1.    Peraturan dari keluarga yang membatasi sebuah kegiatan
2.    Banyaknya lulusan bidan dari kampus lain di desa
3.    Meningkatnya persaingan diantara lulusan sarjana
Strategi SO
1.    Mengikuti perkembangan ilmu kebidanan
2.    Belajar berlatih menjadi bidan profesional saat melakukan praktek.
3.    Fokus pada cita-cita
Strategi  WO
1.    Membuat rancangan kerja sehari-hari
2.     Belajar menerapkan lingkungan  yang sehat
3.    Mulai menabung sisa uang
4.    Melatih diri untuk lebih tegar menghadapi suatu masalah
Strategi ST
1.    Memperdalam kompetensi dengan terus belajar.
2.    Mempertahankan IPK
3.    Perbanyak jaringan atau relasi dengan meningkatkan silaturahmi untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan.

Strategi  WT
1.    Mengikuti kegiatan BLK (Balai latihan kerja)
2.    Mengikuti organisasi intra dan ekstra kampus untuk melatih percaya diri.
3.    Meyakinkan keluarga dengan hal-hal yang positiv
4.    Meningkatkan kemampuan diri agar tidak tersaingi oleh lulusan yg lain

Demikian artikel tentang pengertian analisis SWOT yang penulis susun dari berbagai sumber untuk mengetahui potensi diri menjadi bidan profesional sebagai bahan kajian kita bersama, mudah-mudahan artikel analisis SWOT ini bisa bermanfaat bagi pembaca!!
Assalam........


 Sumber:  id.wikipedia.org
                Motivator cicik resti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar